Nasional

Wabendum Timnas AMIN Akhirnya Penuhi Panggilan KPK, Diperiksa Terkait Kasus SYL

Satelitemx.net – Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN), Rajiv memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/1/2024) hari ini.

Rajiv dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi di tindakan hukum korupsi yang dimaksud menjerat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Saya hadir diundang, re-schedule kemarin Hari Jumat (26/1) kan, akibat ada halangan. Hari ini saya hadir,” ujar Rajiv.

Dia mengaku pada pemanggilan Hari Jumat 26 Januari 2024, tak dapat hadir oleh sebab itu ada kerabatnya yang meninggal.

“Kalau mangkir itu enggak datang. Kalau ini kan re-schedule. Kan Pak Ali Fikri (kepala pemberitaan KPK) bilang saya re-schedule kan, tidak mangkir,” katanya.

Belum diketahui materi pemeriksaan terhadap Rajiv, namun diduga keterangannya dibutuhkan penyidik KPK pada persoalan hukum korupsi yang menjerat SYL.

SYL , ditetapkan sebagai terperiksa sama-sama Direktur Alat lalu Mesin Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Muhammad Hatta, juga Sekjen Kementan Kasdi Subagyono.

Ketiganya diduga melakukan korupsi dalam bentuk pemerasan di jabatan bersama-sama menyalahgunakan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan, termasuk mengambil bagian dan juga di pengadaan barang lalu jasa, disertai penerimaan gratifikasi.

SYL selaku menteri pada waktu itu, memerintahkan Hatta serta Kasdi menarik setoran senilai Mata Uang Dollar 4.000-10.000 atau dirupiahkan Rp62,8 jt sampai Rp157,1 jt (Rp15.710 per dolar Amerika Serikat pada 11 Oktober 2023) setiap bulan dari pejabat unit eselon I juga eselon II dalam Kementan.

Uang itu berasal dari dari realisasi anggaran Kementan yang mana di-mark up atau digelembungkan, dan juga setoran dari vendor yang digunakan mendapatkan proyek. Kasus korupsi yang digunakan menjerat Syahrul terjadi di rentang waktu 2020-2023. Temuan sementara KPK ketiga diduga menikmati uang haram sekitar Simbol Rupiah 13,9 miliar.

Baca Juga:  Meninggal Di RSPAD, Harta Peninggalan Lukas Enembe Tembus Mata Uang Rupiah 33 M: Tanah Luas Di Jayapura Hingga Mobil Land Cruiser

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button