Kesehatan

Tinggi Khasiat, Indonesia Berencana Jadikan Temulawak Setara Ginseng Korea Selatan

SateliteMX.net – Kementerian Kesehatan akan datang menjadikan temulawak Indonesia setara dengan ginseng Korea Selatan yang tersebut berani dibayar mahal industri obat hingga wisatawan mancanegara. Kira-kira gimana ya caranya?

Direktur Ketahanan Kefarmasian juga Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Roy Himawan menjelaskan jika temulawak merupakan satu dari 17.000 tanaman obat potensial pada Indonesia yang mampu dikembangkan.

Tapi Roy, mengakui untuk bisa jadi mengembangkan 17.000 tanaman obat yang butuh tenaga dan juga bisnis yang digunakan besar akibat cenderung menantang, tapi Kemenkes sudah melakukan survei ada 15 tanaman obat yang digunakan sangat potensial, dan juga salah satunya yaitu temulawak.

“Jadi kita dorong peneliti bisa jadi lebih lanjut mengeksplor temulawak, yang dimaksud kita pengen jadikan hal yang setara dengan ginsengnya Korea atau China. Jadi kalau orang tahu temulawak, oh (langsung tahu dari) Indonesia,” ujar Roy dalam acara konferensi HPTLC Association Indonesia Chapter dalam Cikini, Jakarta Pusat beberap waktu lalu.

Ilustrasi temulawak (pixabay.com/tamanna_rumee)
Ilustrasi temulawak (pixabay.com/tamanna_rumee)

Roy juga menambahkan, peluang temulawak layak diekspor lantaran saat ini sudah digunakan sejak zaman dulu di dalam masa nenek moyang, bahkan sudah komersialisasi oleh industri. Bahkan dari sisi petani, sudah banyak di area pedesaan yang menyumbangkan temulawak.

“Dari sisi perekonomian industri udah banyak komersialisasi produk-produk ini. Jadi ini menunjukan kalau kita blow up semuanya, akan tambahan mudah mencapai status sebagaimana ginseng di tempat Korea,” papar Roy.

Selain itu, walau belum terbukti secara ilmiah kemudian belum banyak peneliti yang mana membedah hal yang digunakan sama. Temulawak juga berpotensi kemudian bermanfaat digunakan sebagai obat pelindung hati alias hepatoprotektor.

Hepatoprotektor adalah suatu senyawa obat yang digunakan dapat memberikan perlindungan pada hati dari kerusakan yang mana ditimbulkan oleh obat, senyawa kimia dan juga virus.

Baca Juga:  Heboh Pneumonia dalam China dan juga Eropa, Kemenkes: Penyebarannya Tidak Secepat Virus Covid-19

“Manfaat salah satunya temulawak itu hepatoprotektor, yaitu pelindung organ hati, ketika pasien kanker harus menerima obat kimia terapi kanker, melalui organ dalam lainnya, suplemen temulawak itu berpengaruh untuk menjaga kesehatan hati,” tambah Roy.

Potensi temulawak juga diungkap President of Indonesia Chapter OF HPTLC Association Udayana University, bahwa herbal ini sudah diteliti peneliti luar negeri seperti di area Korea Selatan, yang dimaksud akhirnya dapat memberikan jaminan kualitas temulawak terbaik.

“Temulawak dalam Korea paling mahal asalnya dari Semarang, akibat dia tahu di dalam situ kualitas terbaik, diteliti, sehingga kita percaya dengan kualitas yang tersebut dijaminkan oleh Korea,” ungkap ungkap ahli yang akrab disapa Prof. Gelgel itu.

Belajar dari fenomena temulawak terkenal dalam Korea Selatan ini, sudah sepatutnya di dalam Indonesia juga terbentuk kepercayaan dengan jaminan kualitas yang serupa di tempat Tanah Air, sehingga tidaklah dianggap remeh oleh negara asalnya sendiri.

“Ayo, negara hadir untuk membangun kualitas, jadi nggak salah dari kementerian temulawak bisa jadi sehebat ginseng, nggak salah. Tapi kalau kualitasnya bener, nggak nipu-nipu kita percaya pada hasil kita,” tambah Prof. Gelgel lagi.

Ia juga menambahkan, bila nanti temulawak sukses sebagai salah satu tanaman obat. Akan masih banyak lagi tanaman obat potensial yang dapat membangkitkan kekuatan sektor ekonomi dari industri fitofarmaka, lalu Indonesia dapat lebih banyak mandiri dalam industri obat-obatan.

“Kita kolaborasi untuk bangun menuju indonesia emas, kita punya kompetensi luas, yang mana mampu jadi kekuatan sektor ekonomi kita sendiri, nggak tergantung oleh orang luar,” pungkas Prof. Gelgel.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button