Nasional

Tim Hukum AMIN Sebut Keputusan KPU Belum Final, Bisa Dibatalkan MK

Satelitemx.net – JAKARTA – Anggota Tim Hukum Nasional Anies Baswedan juga Muhaimin Iskandar (AMIN) Heru Widodo mewanti-wanti pasangan calon (paslon) yang telah terjadi ditetapkan menang oleh KPU di Pilpres 2024 agar tidaklah bereuforia terlalu tinggi. Hal ini lantaran ketetapan KPU tersebut belum bersifat final.

Hal yang dimaksud lanjut Heru, lantaran hasil penetapan KPU masih bisa jadi dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) lewat sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres.

“Kami menyampaikan, bahwa tindakan KPU mengenai penetapan perolehan pernyataan itu belum final, masih dapat dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi,” kata Heru pada Gedung MK, Rabu (3/4/2024).

“Jadi jangan euforia dulu pasangan calon yang mana ketika ini unggul suaranya,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, pada 20 Maret 2024, KPU sudah menetapkan pasangan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang pada Pilpres 2024. Pasangan itu memperoleh 96.214.691 pengumuman sah atau setara 58,6 persen.

Heru memohon pasangan yang dimaksud ditetapkan unggul jangan terlampau bergembira. Dia mengumumkan ada kemungkinan dibatalkannya pemenang Pilpres 2024 oleh MK.

“Karena belum tentu loh langkah KPU mengenai penetapan hasil ini akan berlanjut dengan penetapan pasangan calon terpilih, masih bisa saja dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi baik menghadapi dasar alasan pelanggaran Sirekap atau dasar alasan pelanggaran persyaratan calon,” ucap Heru.

Oleh akibat itu lanjut Heru, narasi membentuk koalisi termasuk pembicaraan mengenai jabatan menteri mesti ditunda. “Kalau PSU (pemungutan ucapan ulang) gimana? Bisa berubah komposisinya,” ucapnya.

Tim Hukum Nasional AMIN mengajukan beberapa tuntunan di petitum permohonan perkara perselisihan hasil pemilihan (PHPU) di dalam Mahkamah Konstitusi.

Beberapa tuntutannya antara lain menyatakan batal berlakunya Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum. Selanjutnya menyatakan diskualifikasi calon perwakilan presiden Gibran Rakabuming akibat bukan memenuhi persyaratan usia sebagai pasangan calon kontestan Pilpres 2024 hingga memerintahkan termohon untuk melaksanakan pemungutan pendapat ulang.

Baca Juga:  Gibran Rogoh Kocek Dalam-dalam Beli Jam Hal ini dalam Bekasi, Reaksi Selvi Ananda Curi Perhatian

Related Articles

Back to top button