Nasional

Tanda Tanya Empat Perwira Polisi Masuk Ke TKP Kasus Pembunuhan Subang

Polda Jawa Barat tengah mendalami aktivitas banyak petugas polisi berpangkat perwira juga bintara yang mana saat itu memasuki tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan ibu kemudian anak pada Subang, Jawa Barat.

“Mereka itu masuk ke TKP saat itu. Kita akan menggali dari mereka itu apa yang tersebut merek lakukan di dalam TKP,” ujar Direktur Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Pol Surawan, di tempat Bandung, Selasa (21/11/2023).

Menurut dia, hal hal tersebut dijalani akibat peristiwa yang dimaksud sudah berlangsung lama memproduksi penyidik relatif kesulitan.

Surawan mengatakan bahwa perwira polisi dan juga bintara yang digunakan masuk ke TKP berjumlah empat orang dan juga bertugas pada Polres Subang juga polsek setempat.

Surawan menyebut, apabila dalam pendalaman ditemukan mereka itu merusak TKP maka dapat dikategorikan pelanggaran lalu perbuatan melawan hukum.

“Kesulitannya sekarang, akibat peristiwa pembunuhan terjadi sudah lama. Penyidik membandingkan foto olah TKP yang mana lama dengan yang mana baru,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Dalam proses rekonstruksi yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (22/11), ia mengatakan polisi itu tidak ada akan dihadirkan, oleh sebab itu rekonstruksi akan lebih lanjut mengungkap adegan kasus pembunuhan.

“(Tapi) Nanti kita lihat pelanggarannya apakah masuk aksi pidana atau pelanggaran biasa,” kata dia.

Setelah rekonstruksi, dia mengatakan, akan melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan ke kejaksaan. Selain itu penyidik terus mendalami rangkaian peristiwa lainnya.

Sebelumnya, jasad ibu dan juga anak ditemukan di area bagasi mobil Alphard pada Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, pada Rabu, 18 Agustus 2021. Identitas keduanya diketahui bernama Tuti (55) kemudian anaknya Amelia Mustika Ratu (23).

Baca Juga:  78 Pegawai KPK Dihukum Minta Maaf: "Cuma Teatrikal Ketimbang Tobat Substansial"

Setelah dua tahun lamanya, polisi akhirnya menetapkan lima orang sebagai tersangka pembunuhan ibu serta anak itu, yakni M. Ramdanu (keponakan Tuti), Yosep Hidayah (suami Tuti), Mimin (istri kedua Yosep), Arighi Reksa Pratama (anak dari Mimin), kemudian Abi (anak dari Mimin).

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button