Olahraga

Sumpah Francis Ngannou Kirim Anthony Joshua Masuk Rumah Sakit

Satelitemx.net – Anthony Joshua menerima ancaman mengerikan dari Francis Ngannou akan masuk rumah sakit di tempat Arab Saudi. Dia belum pernah dihajar oleh pribadi pemukul yang dimaksud hebat sejak kekalahannya dari Andy Ruiz Jr.

Anthony Joshua diperingatkan bahwa beliau akan dibangun di area rumah sakit jikalau pertahanannya tidaklah kokoh ketika menghadapi Francis Ngannou. Legenda London 2012 berusia 33 tahun itu, kembali ke penampilan terbaiknya pada 23 Desember lalu ketika ia melumpuhkan Otto Wallin pada lima ronde yang dimaksud sengit.

Namun ia belum pernah benar-benar dihajar oleh petinju kelas berat yang tersebut hebat sejak Andy Ruiz Jr mengejutkannya di area tahun 2019. Ngannou, mantan juara kelas berat UFC berusia 37 tahun, mengklaim memiliki pukulan terkuat pada planet ini – pasca sebuah tes ilmiah yang menilai pukulan kanannya mempunyai kekuatan 96 tenaga kuda – kemudian menjatuhkan Tyson Fury pada bulan Oktober.

Dan petinju Kamerun yang mencetak 19 KO pada kariernya ini mengingatkan terhadap AJ untuk memesan kamar pemulihan di tempat sebuah rumah sakit di area Riyadh apabila ia tak dapat menghindari semua pukulannya selama 10 ronde pada tanggal 8 Maret. Dari balik jubah Afrika yang dimaksud terbuat dari emas, ia berkata: “Jika saya menghajarnya, maka beliau akan tertidur. Ingatlah bahwa ini adalah kelas berat dan juga semua orang cukup kuat, jadi Anda harus menjauhkan dagu Anda.”

“Jika Anda menempatkan dagu Anda pada kedudukan yang mana tepat juga terkena pukulan – bahkan oleh petarung yang mana paling ringan – maka Anda mungkin saja akan diciptakan di dalam ruang putih. Jadi, Anda sebaiknya menjauhkan dagu Anda dan juga bertarung dengan cerdas.”

Baca Juga:  Keok pada Tanah Melayu juga India Open 2024, Indonesia Masters Diharapkan Jadi Pelipur Lara Anthony Ginting

Ngannou bekerja dalam tambang pasir pada waktu ia masih bersekolah, bahkan tidaklah miliki sasana yang layak sampai ia berusia 22 tahun lalu menyelundupkan dirinya secara ilegal ke Eropa – melintasi Sahara serta Laut Mediterania – sebelum Jadi kita bukan perlu heran bahwa ia menerima kekalahan bilangan bulat tipis dari Fury dengan senyuman lebar, ketika ribuan penggemar pada pada arena berkapasitas 26.000 tempat duduk, serta di tempat rumah, marah akibat tangannya tidaklah terangkat.

Dengan brilian ia menjelaskan: “Saya berasal dari Afrika. Saya datang dari benua dengan 1,3 miliar orang juga 60 persen dari mereka adalah pemuda lalu tidaklah berbagai dari merek yang tersebut memiliki kesempatan untuk meraih mimpi mereka. Saya menjalani mimpi tersebut.”

“Dari tempat saya memulai, dari tempat saya dilahirkan, untuk sampai di dalam sana waktu malam itu juga mencapai mimpi yang mana telah lama saya bawa selama 25 tahun, apakah Anda pikir saya akan membiarkan beberapa juri sialan merenggut kesenangan itu dari saya? Tidak.
Saya senang dengan pencapaian saya, saya senang dengan pencapaian mimpi saya setelahnya bertahun-tahun, semua rintangan yang dimaksud saya alami, semua kengerian pada perjalanan.”

“Saya berada di tempat sana bertarung pada depan keluarga saya. Mereka ada di dalam sana pada pinggir ring, di dalam depan para VIP, itu adalah mereka.
Ibu saya ada pada sana, saudara laki-laki saya, saudara perempuan saya, mereka ada di tempat sana menonton, mereka itu berada pada puncak dunia.”

“Ketika kamera berbalik, menjauh dari ring, merek adalah orang pertama yang tersebut ada di tempat sana. Mengapa saya tiada merasa bahagia?.”

Perjalanan Ngannou dari desa kecilnya, Batie, sangatlah menginspirasi lalu ia dengan bangga menginvestasikan waktu serta pengaruh pribadinya – dan juga uang hasil jerih payahnya – pada kampung halamannya. Maka, ia sangat bersemangat untuk bertarung melawan petinju keturunan Nigeria-Inggris ini, yang tersebut miliki rumah orang tuanya dalam Afrika Barat – yang digunakan berbatasan dengan rumahnya sendiri – yang mana terukir di area pundaknya yang digunakan besar. Dan beliau sangat sopan di mencoba untuk tidak ada menyinggung perasaan keenam petinju Inggris lainnya.

Baca Juga:  McLaren Percaya Diri Bisa Berpartisipasi Lebih Kompetitif di area Balap F1 2024

(Sumber:SindoNews)

Related Articles

Back to top button