Nasional

Stafsus Presiden Minta Parpol Perhatikan Kesulitan Sampah Spanduk lalu Baliho Kampanye

Satelitemx.net – JAKARTA – Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono mengajukan permohonan partai urusan politik (parpol) bertanggung jawab melawan keberadaan spanduk dan juga baliho kampanye yang dimaksud tersebar dalam seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan Diaz ketika menerima penghargaan The Rising Ecostar di area Indonesia Green Awards 2024 yang diadakan oleh La Tofi School of Social Responsibility di tempat Jakarta. “Partai Politik harus go green, dia harus punya rencana mau diapakan ini sampah spanduk kemudian baliho,” katanya, Rabu (17/1/2024) malam.

Menurut Diaz, permasalahan sampah spanduk kemudian baliho kampanye harus menjadi perhatian bersama. Terlebih pada waktu ini hiruk pikuk bangsa berada dalam dihadapkan pada pesta demokrasi lima tahunan.

”Saya mengawasi ada penghargaan untuk perusahaan yang digunakan sudah ada go green, BUMN, swasta, tapi kita lihat suasana lagi pemilu. Kita coba tantang pemberi award, sanggup enggak memberikan award juga memohonkan partai kebijakan pemerintah untuk go green. Bisa enggak dia melakukan recycle? kalau bisa saja (recycle) kasih penghargaan tahun depan,” ujarnya.

Diaz Hendropriyono dianugerahi award The Rising Ecostar pasca sukses meluncurkan buku Dangerous Humans yang dianggap mampu meningkatkan awareness warga terhadap hambatan lingkungan. “Dalam buku Dangerous Humans, saya menulis mengenai ecopreneur yang dapat menyelamatkan bumi. Penghargaan ini untuk dia yang digunakan ada pada buku itu,” ungkap Diaz.

Malam penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) yang mana dilaksanakan di dalam Bali Room – Hotel Indonesia Kempinski Ibukota secara tahunan ini dihadiri oleh oleh lebih lanjut dari 92 perusahaan dengan 155 kegiatan yang digunakan dievaluasi.

Penerima penghargaan The Rising Ecostar selain Diaz adalah pegiat lingkungan Nadia Mulya dan juga PT Borneo Indobara. Kemudian penerima penghargaan Ecostar Of The Year di area antaranya Menteri Lingkungan Hidup juga Kehutanan Siti Nurbaya, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Pandawara Group, lalu Daerah Banyumas.

Baca Juga:  Penyidik KPK Geledah Paksa Rumah Dinas Bupati Bondowoso, Hasilnya Ada Bukti Aliran Dana ke Tersangka Korupsi!

(Sumber:SindoNews)

Related Articles

Back to top button