Lifestyle

Sandiaga Uno Soroti Poster Film Kiblat yang Kontroversi: Film Harusnya Bukan Menjauhkan Kita dari Agama

Satelitemx.net – JAKARTA – Belakangan ini film Indonesia bergenre horor religi berada dalam menjadi sorotan publik. Salah satunya kemunculan poster juga film Kiblat yang dimaksud menuai kontroversi.

Menteri Wisata kemudian Kondisi Keuangan Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pun memberikan tanggapannya terkait fenomena ini.

Sandiaga menyatakan horor memang sebenarnya menjadi primadona di area Indonesia. Namun, hadirnya film horor yang digunakan beredar justru menjadi pengingat untuk mempersiapkan diri dengan keberadaan di tempat akhirat, bukanlah malah menjaukan dari agama.

“Jadi film horor ini menurut saya secara psikologis akan masih laku di area Indonesia, tapi mestinya tidak malah menjauhkan kita dari agama, tapi film horor ini justru mengingatkan kita terhadap hidup pasca dunia ini, yaitu kita harus mempersiapkan untuk akhirat nanti,” ujar Sandiaga Uno disitir dari Instagram @sandiuno, Hari Senin (1/4/2024).

Sandiaga menangkap sinyal bahwa film horor begitu digemari dikarenakan menyebabkan perasaan pada diri untuk melawan rasa takut, bukanlah justru tenggelam pada perasaan takut tersebut.

“Saya terus-menerus ingin tahu, kenapa film horor itu sangat disukai. Ternyata film horor itu sangat disukai oleh sebab itu ada keinginan di diri kita untuk mengatasi rasa takut kita lalu nonton film horor itu adalah rasa takut tapi yang mana terkontrol, dikarenakan kita tahu durasinya dua jam kita ditakut-takuti, kita tahu di tempat kanan-kiri ada orang yang tersebut menemani dalam bioskop,” ujarnya.

Dalam keterangan unggahan pada akun Instagram pribadinya, Sandiaga Uno juga mengatakan bahwa film horor akan selalu miliki tempat tersendiri dalam hati publik saking populernya.

“Kalau Korea punya drakor, Indonesia punya drahor, drama horor! Film horor memiliki daya tarik yang tersebut kuat bagi publik Indonesia. Prinsipnya bukanlah untuk berdampak pada jauhnya rasa spiritual akan tetapi justru menjadi pengingat kita dengan dunia pasca ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  3 Sinyal Eks Kapten Timnas Indonesia U-19 Nurhidayat Haji Haris Diduga Selingkuhi Sarah Ahmad

Sandiaga Uno berharap film Kiblat masih akan tayang di area bioskop tanah akhir. Dia pun bersyukur akhirnya ditemukan solusi untuk mengatasi kegaduhan yang digunakan terjadi, pada mana Agung Saputra selaku perwakilan dari rumah produksi Leo Pictures yang dimaksud memproduksi film ini sudah pernah bertemu dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) guna merepons kritikan yang digunakan disampaikan Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Lingkup Dakwah KH Cholil Nafis.

Pertemuan itu juga menghasilkan kembali kesepakatan bahwa judul kemudian poster film Kiblat akan diganti. Leo Pictures berjanji akan segera mengganti judul dan juga poster film yang dimaksud sebelum ditayangkan di area bioskop.

“Saya berharap film Kiblat yang berada dalam menjadi sorotan ini dapat tetap memperlihatkan tayang dengan penyesuaian arahan dari MUI. Alhamdulillah, saya mendapat info bahwa dari pihak rumah produksi sudah ada memohonkan maaf juga bersedia mengganti nama filmnya,” ujarnya.

Related Articles

Back to top button