Olahraga

Pertarungan Abad Ini: Beterbiev, Bivol Bertarung dengan Baik Lawan 5 Petinju Terbaik di dalam Tahun 2000-an

Satelitemx.net – Pertarungan abad ini: Artur Beterbiev , Dmitry Bivol bertarung dengan baik melwan petinju terbaik dalam tahun 2000-an. Artur Beterbiev juga Dmitry Bivol berbagi status sebagai dua petinju terbaik di dalam dunia pada hal pukulan.

Dmitry Bivol menjadi andalan pada daftar petinju pound-for-pound (P4P) yang digunakan paling disegani sejak ia mengalahkan Saul Canelo Alvarez dua tahun lalu pada bulan Mei. Dia mempertahankan status yang dimaksud dengan mengalahkan mantan petinju dengan berat badan 76,2 kg, Gilberto Ramirez, kemudian petinju jika Inggris yang mana pernah mengalahkannya, Lyndon Arthur.

Kemenangan melawan Arthur bulan lalu membawanya ke rekor 11-0 sebagai pemegang sabuk kelas berat WBA dan juga memungkinkannya untuk membarui klaimnya menghadapi kedudukan Big Man on Campus di tempat kelas berat ringan, memberikan kesempatan terhadap sesama penantang Artur Beterbiev untuk memberikan bukti melawan Callum Smith Hari Sabtu waktu malam lalu di tempat Quebec.

Pria berusia 39 tahun ini, yang mana akan merayakan ulang tahun pada hari Minggu, telah dilakukan menghimpun serta mempertahankan sabuk di dalam kelas 79,3 kg selama enam tahun – dimulai dengan menghentikan Enrico Koelling pada menit-menit terakhir untuk merebut sabuk IBF pada tahun 2017, menambahkan sabuk WBC dengan menaklukkan Oleksandr Gvozdyk yang tersebut ketika itu belum terkalahkan pada tahun 2019, juga mengamankan sabuk WBO dengan pukulan telak menghadapi Joe Smith Jr. pada tahun 2022.

Delapan laga perebutan gelar, pada kenyataannya, sudah menciptakan delapan KO pada 60 ronde di area menghadapi ring dan juga mengisi lemari piala yang tersebut ia pertaruhkan ketika menghadapi Smith, mantan penguasa kelas berat badan 76,2 kg, pada pertandingan 12 ronde yang sangat ditunggu-tunggu.

Baca Juga:  Preview Indonesia vs Vietnam: Berhasil atau Tereliminasi

Smith lebih lanjut tinggi, tambahan panjang jangkauannya, lebih banyak muda serta tak terkalahkan pada divisi ini, walau hanya sekali pada dua laga serta melawan lawan-lawan yang mana dianggap memiliki level yang digunakan tambahan tinggi. Ia dapat dibilang memiliki karier terbaik dari semua korban Beterbiev pada waktu tiba di tempat Quebec City lalu memiliki lebih banyak dari beberapa penonton yang dimaksud berpendidikan – termasuk mantan editor Ring lalu pembawa acara radio Sirius XM ketika ini, Randy Gordon – yang dimaksud menunjukkan bahwa sebuah kejutan akan segera terjadi.

Beterbiev tiada semata-mata meraih kemenangan pertarungan ke-20, mempertahankan sabuk IBF untuk kedelapan kalinya kemudian mempertahankan rekor KO murni dengan pukulan metodis berhadapan dengan petinju dengan syarat Liverpudlian berusia 33 tahun itu. Namun juga menciptakan banyak pengamat berpikir bahwa hasil kerja kerasnya sudah ada cukup untuk menggantikan kedudukan Bivol sebagai juara.

“Setelah menonton pada hari Sabtu,” kata Gordon terhadap Boxing Scene, “Saya tak dapat meninjau bagaimana Bivol dapat menahan Beterbiev selama 12 ronde.”

(Sumber:SindoNews)

Related Articles

Back to top button