Nasional

Pembunuh Petugas Imigrasi di area Apartemen Ciledug Akhirnya Terungkap, Tersangkanya WN Korea Kim Dal Jong

Satelitemx.net – Polda Metro Jaya menetapkan Kim Dal Jong, warga negara Korea Selatan sebagai dituduh pembunuhan Tri Fattah Firdaus (28) yang digunakan ditemukan tewas usai jatuh dari lantai 19 Apartemen Metro Garden, Ciledug, Tangerang, pada Hari Jumat (27/10/2023) lalu. Firdaus merupakan petugas imigrasi.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menyampaikan penetapan terdakwa dilaksanakan berdasar hasil penyidikan panjang berkolaborasi dengan ahli interprofesi.

“Rekan-rekan sekalian tingkat kesulitan pada pengungkapan persoalan hukum pembunuhan ini yang mana pertama memang benar tidaklah ada saksi mata di area sana. Oleh karenanya kita mengedepankan scientific crime investigation dengan kolaborasi interprofesi dengan multi disiplin ilmu,” kata Hengki di area Polda Metro Jaya, Jakarta, Awal Minggu (18/12/2023).

Hengki mengungkap ahli-ahli yang mana ikut serta pada penyidikan persoalan hukum ini di tempat antaranya; ahli kimia biologi forensik, ahli fisika forensik, ahli polygraph, kedokteran forensik, serta psikologi forensik.

“Kita memperoleh beberapa alat bukti untuk menentukan bahwa saudara Kim Dal Jong ini adalah dituduh dari tindakan hukum pembunuhan ini. Di mana kami mengedepankan scientific crime investigation di tempat hadapan fenomena yang dimaksud ada,” ungkapnya.

Kemudian berdasar hasil penyelidikan dan juga penyidikan, lanjut Hengki, diketahui bahwa sesaat sebelum perkembangan pembunuhan ini terjadi korban Tri Fattah sama-sama satu petugas imigrasi lainnya awalnya menjemput Kim Dal Jong dan juga temannya bernama Hendar pada Apartemen Metro Garden. Mereka berempat lalu pergi ke sebuah bar untuk minum minum beralkohol.

Ketika di area bar keributan sempat terjadi antara Kim Dal Jong dengan Hendar. Bahkan, Kim Dal Jong sempat memecahkan gelas pada waktu terlibat keributan.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pria yang digunakan Ancam Tembak Anies Baswedan

“Keributan itu tidak dengan korban, tetapi dengan rekannya yang lain menghadapi nama Hendar. Di tempat hiburan itulah pelaku Kim Dal Jong ini sempat memecahkan gelas kemudian akhirnya tangannya terluka,” jelas Hengki.

Setelah itu dia berempat kembali ke Apartemen Metro Garden. Korban Tri Fattah terekam kamera CCTV dua kali menuju unit Apartemen Metro Garden tempat Kim Dal Jong tinggal.

“Saat itu korban sempat satu kali naik juga turun kembali. Nah yang digunakan kedua kali memapah terdakwa (Kim Dal Jong). Ini adalah terekam oleh CCTV, regu digital forensik sudah ada menganalisis itu,” ujar Hengki.

Kepada penyidik Kim Dal Jong membantah dirinya bersatu Tri Fattah pada pada unit apartemen sebelum kejadian pembunuhan terjadi. Namun rekaman CCTV yang dimaksud menjadi bukti kuat yang digunakan mendasari penyidik menetapkan Kim Dal Jong sebagai tersangka.

“Saat itu juga terekam (CCTV) pada ketika dicoba dibuka (pintu) oleh sekuriti kemudian mechanical engginering yang mana ada di tempat apartemen terlihat di area sana terdakwa mengakibatkan pisau lalu panci air panas juga sebelum didobrak itu sempat ditanya ‘Fatah mana?’. Kemudian dijawab dari pada ‘mati’. Hal ini mengindikasikan bahwa ia tahu bahwa Fattah sudah ada mati,” tutur Hengki.

Selain rekaman CCTV penyidik juga menemukan bukti merupakan sandal. Di mana pada sampel sandal yang disebutkan ditemukan DNA Kim Dal Jong serta Tri Fattah.

Hengki menambahkan butki lainnya yakni sebagai hasil pemeriksaan dokter forensik terhadap jasad Tri Fattah. Berdasar pemeriksaan yang disebutkan ditemukan luka-luka lecet juga memar pada bagian wajah, leher, dada, lengan, perut, punggung lalu pinggang akibat benda tumpul yang mana diduga terjadi sebelum korban tergelincir dari lantai 19.

Baca Juga:  Ngeri! Aksi Sadis Kakak Beradik di area Cipulir, Kompak Bunuh Pasutri Pakai Pisau Daging

“Dari psikologi forensik juga hasil pemeriksaan bahwa pada di sini seperti yang dimaksud disampikan oleh beliau mengidentifikasikan adanya kegiatan agresif akibat minum alkohol kemudian lain-lain,” pungkasnya.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button