Bisnis

Mentan Buka Suara Soal Dugaan Praktik Pungli hingga Maladministrasi

Satelitemx.net – JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan menindaklanjuti temuan Ombudsman RI terkait dugaan pungli hingga tentang maladministrasi pada penerbitan rekomendasi impor barang hortikultura (RIPH) dalam Direktorat Jenderal Hortikultura. Kementan mengapresiasi kerja Ombudsman maupun yang dimaksud bertujuan untuk menciptakan good governance juga peningkatan profesionalisme.

“Kami pada kapasitas mengemban tugas negara serta melayani masyarakat, teristimewa para petani, peternak serta stakeholderS pertanian lainnya menekankan pentingnya integritas. Kami berterimakasih melawan semua informasi yang digunakan sudah pernah diberikan Ombudsman terkait dugaan-dugaan maladministrasi kemudian juga laporan mengenai indikasi pungli di penerbitan RPIH bawang putih,” ujar Mentan Amran di tempat Kantornya, Rabu sore (17/1/2024).

Mentan secara internal akan menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan ke di juga siap melakukan perbaikan-perbaikan terhadap hal yang mana terbukti belum sesuai aturan. Dirinya akan melakukan tindakan tegas apabila ada oknum yang digunakan terbukti melakukan pungutan liar.

“Perlu saya tegaskan, bahwa sejak dilantik Bapak Presiden menjadi Menteri Pertanian 25 Oktober lalu, saya dengan jajaran pada Kementerian Pertanian telah lama berjanji lalu bekerja keras untuk menciptakan tata kelola serta operasional yang digunakan baik, transparan dan juga bertanggungjawab. Jika ada oknum yang tersebut berani-berani melakukan penyimpangan, akan kami aktivitas tegas,” lanjutnya.

Dia menyatakan ketika ini Kementan terbuka bagi para penegak hukum apabila memang benar ada indikasi dugaan aktivitas pidana korupsi. Kementan terus memaksimalkan layanan Aspirasi dan juga Pengaduan Online Rakyat atau LAPOR, Sistem Pengetahuan Gratifikasi atau SIGAP lalu Kanal Pengaduan Elektronik Bagi Warga atau Kaldu Emas.

“Sekali lagi, Kementrian Pertanian telah lama berazam kemudian bekerja keras untuk meciptakan tata kelola serta operasional yang dimaksud baik. Silakan awasi kami. Doakan kami pada mewujudkan layanan yang baik, bersih serta bertanggungjawab,” jelasnya.

Baca Juga:  Tersangka Dugaan Korupsi PT Timah Tbk Jadi 14 Orang, Duit Negara Rp271 T Ditilep

Sebelumnya, Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika mengungkapkan empat dugaan maladministrasi di dalam Kementan. Empat dugaan maladministrasi merupakan pengabaian kewajiban hukum atau bukan memberikan pelayanan, dugaan penundaan berlarut, dugaan bukan kompeten, juga dugaan melampaui wewenang pada pelayanan RIPH.

“Kebijakan wajib tanam bawang putih akan kita uji pada pemeriksaan,” terang Yeka.

(Sumber:SindoNews)

Related Articles

Back to top button