Olahraga

Menghitung Gaji Marcus Gideon sebagai ASN Kemenpora, Dapat Kritik sebab Dukung Prabowo-Gibran

Satelitemx.net – Atlet bulu tangkis Pelatnas PBSI yang digunakan berstatus sebagai ASN, Marcus Gideon, sedang menjadi sorotan dikarenakan terang-terangan mengupayakan salah satu pasangan calon presiden serta calon delegasi presiden, Prabowo Gibran.

Sebagai informasi, Marcus Fernaldi Gideon telah dilakukan resmi diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di dalam lingkungan Kementerian Pemuda kemudian Olahraga (Kemenpora) sejak tahun 2022 silam lewat jalur atlet berprestasi.

Selain Marcus Gideon, ketika itu ada banyak atlet bulu tangkis kebanggaan Indonesia yang tersebut mendapatkan hak yang tersebut sama, seperti misalnya Kevin Sanjaya Sukamuljo, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Anthony Ginting, dsb.

Statusnya sebagai ASN pada masa kini justru menyandung Marcus Gideon. Sebab, belakangan ini beredar video yang mana memperlihatkan dirinya menggunakan kemeja biru lalu memproduksi konten dengan salah satu pendukung Prabowo-Gibran.

Dalam video tersebut, Komandan Pemilih Muda, Muhammad Arief Rosyid Hasan, memperkenalkan Marcus Gideon sebagai salah satu perwakilan milenial yang tersebut membantu pasangan nomor urut dua.

“Siapa bilang milenial nggak tahu apa-apa? Sini gue kasih tahu, ada Marcus Gideon,” ujar Arief, diambil pada Kamis (8/2/2024).

Hal ini dianggap masyarakat menyalahi aturan yang mana berlaku. Sebab, sebagai manusia ASN, Marcus Gideon semestinya bersikap netral di proses Pemilihan Umum (Pemilu) juga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Menghitung Gaji Marcus Gideon sebagai ASN

Setelah resmi menyandang status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di tempat lingkungan Kemenpora, praktis Marcus Fernaldi Gideon akan mendapatkan upah tetap memperlihatkan setiap bulannya sebagai individu abdi negara. 

Ketentuan mengenai jumlah agregat upah yang mana diterima ASN ini sudah ada diatur pada Peraturan otoritas (PP) Nomor 15 tahun 2019. Besaran upah yang digunakan diterima ASN didasarkan pada golongan dan juga lama masa kerja.

Baca Juga:  Prabowo Pimpin Rakornas Gerindra Besok, Gibran serta Pimpinan Koalisi Tak Diundang

Berdasarkan aturan tersebut, secara garis besar terdapat tiga golongan ASN. Masing-masing golongan juga terdiri dari sub golongan, dengan besaran nilai upah yang tersebut beragam. Berikut kriterianya:

– Golongan I (4 sub-golongan): antara Rp1.506.800-Rp2.686.500

– Golongan II (4 sub-golongan): antara Rp2.022.200-Rp3.820.000

– Golongan III (4 sub-golongan): antara Rp2.579.400-Rp4.797.000

– Golongan IV (5 sub-golongan): antara Rp3.044.300-Rp5.901.200

Selain menerima upah pokok yang tetap, Marcus Gideon juga akan menerima berbagai tunjangan, seperti tunjangan keluarga, tunjangan anak, tunjangan kemahalan, tunjangan perwakilan, tunjangan jabatan, serta tunjangan kinerja.

Besaran tunjangan kinerja ASN sudah diatur di dalam Peraturan Presiden (Perpres) 14/2019 dan juga dibagi berdasarkan kelas jabatannya. Terdapat 17 kelas jabatan, di dalam mana yang mana terkecil (Kelas Jabatan 1) adalah Rp1.766.000, dan juga yang mana terbesar (Kelas Jabatan 17) adalah Rp24.930.000 per bulan.

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Related Articles

Back to top button