Teknologi

Hadapi Sidang Genosida, tanah Israel Disinyalir Bayar Google untuk Manipulasi Hasil Pencarian

Satelitemx.net – JAKARTA – Propaganda via internet menjadi cara negara Israel untuk mengkritik tuduhan melakukan genosida terhadap Palestina di dalam Gaza. negeri Israel yang digunakan panik menghadapi laporan inisiatif dari pemerintah Afrika Selatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) itu ditengarai membayar mesin pencari Google untuk memanipulasi hasil pencarian. Mereka memanipulasi agar ada kanal prioritas pada situs web dia untuk menyebarkan propaganda.

Daily Sabah, Rabu (17/1/2024) melansir, iklan yang digunakan menyatakan klaim Afrika Selatan “tidak berarti” muncul di tempat bagian berhadapan dengan halaman ketika melakukan pencarian dengan kata kunci “ICJ tanah Israel Case” pada 13 Januari di area Google dari browser tanpa ad-blocker.

Ketika pencarian menggunakan kata kunci yang serupa dijalankan pada browser berbeda, iklan lain yang tersebut menyatakan “Kasus SA (Afrika Selatan) terhadap negeri Israel – Bersama Kami” muncul di dalam bagian melawan halaman, dengan URL yang dimaksud mengarahkan pembaca ke situs web pemerintah Israel.

Guliran singkat menunjukkan hasil video dari YouTube yang mana menyatakan “Israel menuduh Afrika Selatan memutarbalikkan kebenaran di tempat ICJ” serta “Jerman memberikan pendapat pada tindakan hukum ‘genosida’ Afrika Selatan terhadap negeri Israel di area ICJ.”

Pencarian yang mana serupa dilaksanakan pada browser dengan ad-blocker tidaklah menampilkan iklan negara Israel tetapi menempatkan video yang tersebut disebutkan di tempat melawan di dalam bagian melawan hasil pencarian.

Tidak ada negara pro Barat yang tersebut memperkuat tindakan hukum Afrika Selatan, meskipun terdapat bukti yang tersebut merugikan yang digunakan menunjukkan kekejaman negeri Israel terhadap warga sipil serta infrastruktur sipil dalam enklave yang digunakan terkepung. Turki, Malaysia, Yordania, Venezuela, Maladewa, Kolombia, Bolivia, lalu Organisasi Negara-negara Islam (OIC), yang digunakan terdiri dari 57 negara, mengupayakan langkah Afrika Selatan.

Baca Juga:  Atlet yang tersebut Paling Dicari di tempat Google Sepanjang 2023, Ada Kylian Mbappe Hingga Novak Djokovic

Pada hari terakhir pekan pekan lalu, Jerman mengumumkan bahwa mereka akan menggalang negara Israel selama persidangan ICJ juga “campur tangan” sebagai pihak ketiga di dengar pendapat. “Pemerintah Jerman dengan tegas menolak tuduhan genosida yang mana sekarang diajukan terhadap negeri Israel di area Mahkamah Internasional. Tuduhan ini mirip sekali tidaklah memiliki dasar,” kata juru bicara Steffen Hebestreit pada sebuah pernyataan.

Dia berargumen, Jerman mempunyai tanggung jawab khusus terhadap negeri Israel akibat genosida Yahudi oleh rezim Nazi selama Perang Global II, dan juga pemerintah akan terus mengupayakan tanah Israel untuk “membela” diri dari Hamas.

(Sumber:SindoNews)

Related Articles

Back to top button