Kesehatan

Dinkes Provinsi Banten Dukung Terselenggaranya Peresmian Radiologi dengan Teknologi Terkini

Satelitemx.net – JAKARTA – Berdasarkan data Globocan pada tahun 2020 terdapat 396.314 persoalan hukum terjadinya karsinoma di dalam Indonesia dengan kematian sebesar 234.511 orang. Oleh dikarenakan itu, pada waktu ini terdapat tiga jenis penanganan neoplasma yang mana dapat diadakan untuk menurunkan resiko peningkatan tumor ganas yaitu dengan kemoterapi, pembedahan, lalu radiotherapy.

Menyikapi hal yang disebutkan Kepala Dinas Kesejahteraan Provinsi Banten Dr dr Hj Ati Pramudji Hastuti, MARS menyatakan pihaknya berterima kasih akibat telah terjadi menghadirkan layanan radiotherapy dalam salah satu rumah sakit di tempat wilayah Tangerang.

“Kami menghadapi eksekutif Provinsi Banten benar-benar berterima kasih dengan hadirnya layanan radiotherapy yang digunakan ada dalam Rumah Sakit Primaya (Tangerang). Proses yang mana cukup panjang untuk bisa jadi menghadirkan layanan ini tentu menjadi apresiasi buat kami,” kata Ati pada acara Peresmian Layanan radiologi Teknologi Terkini, dalam RS Primaya Hospital Tangerang, Pusat Kota Tangerang, Banten, Kamis (11/1/2024).

Menurutnya, menghadapi dasar yang disebutkan baik pemerintah pusat, provinsi, lalu kota ketika ini menjadi konsen terhadap layanan penyakit tiada menular khususnya pada wilayah Banten. Sebab, pada beberapa persoalan hukum kesakitan juga kematian yang ketika ini terjadi, adanya perpindahan nomor kesakitan, yang digunakan awalnya diakibatkan penyakit menular, pada masa kini bergeser menjadi penyakit tiada menular.

Lebih lanjut, berbicara tentang penyakit tidaklah menular, salah satu penyebabnya adalah kanker. Kepala Dinkes Ati mengungkapkan berdasarkan data Kemenkes RI kemudian data WHO Indonesia menjadi negara kedua penyumbang kematian terbesar yaitu kanker.

Untuk itu, dengan adanya layanan radiotherapy menjadi metode penanganan tumor ganas serta tumor non tumor ganas dengan menggunakan radiasi. Metode ini dapat menghancurkan jaringan neoplasma dan juga menurunkan risiko kekambuhan karsinoma pasca tindakan bedah atau kemoterapi.

Baca Juga:  Cara Cegah Sakit Menstruasi dengan Pil KB: Gak Cuma Cegah Hamil

“Dan untuk menegaskan pasien kami mendapatkan pelayanan yang berkualitas, dibutuhkan penanganan yang mana komprehensif untuk mengontrol perkembangan maupun mematikan sel karsinoma tanpa mengganggu kelangsungan hidup juga fungsi sel sehat lainnya,” jelas Direktur Primaya Hospital Tangerang dr Jocelyn Adrianto, MARS, FISQua.

Tidak cuma mengandalkan di segi peralatan mutakhir, dr Jocelyn menjelaskan layanan yang dimaksud akan dilayani oleh tenaga kebugaran pasukan yang terlatih seperti Dokter Spesialis Onkologi Radiasi, Tenaga Fisika Medis, Radiografer, Perawat, kemudian lain-lain.

Di mana mereka juga berpengalaman, profesional, kemudian kompeten agar pasien dipastikan mendapatkan proses terapi yang dimaksud lancar dan juga juga nyaman.

(Sumber:SindoNews)

Related Articles

Back to top button