Nasional

Debat Cawapres 21 Januari 2024: Lokasi, Tema, Moderator, serta Panelis

Satelitemx.net – JAKARTA – Debat cawapres akan kembali dilakukan pada Minggu, 21 Januari 2024 malam. Sebelumnya, ketiga cawapres yakni Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, lalu Mahfud MD tampil pada rangkaian debat Pilpres 2024 pada 22 Desember 2023.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelenggarakan lima kali debat Pilpres 2024. Debat pertama yang digunakan mempertemukan tiga calon presiden (capres) yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan juga Ganjar Pranowo dilakukan pada 12 Desember 2023. Debat kedua Pilpres 2024 mempertemukan tiga calon perwakilan presiden (cawapres) diselenggarakan pada 22 Desember 2023.

Selanjutnya, ketiga capres kembali beradu gagasan pada debat Pilpres 2024 yang dimaksud diselenggarakan 7 Januari 2024. Pada 21 Januari 2024 akan dijalankan debat keempat Pilpres 2024 yang dimaksud kembali mempertemukan cawapres. Debat kelima Pilpres 2024 akan dijalankan 4 Februari 2024. Debat terakhir ini akan disertai oleh capres.

Jelang debat cawapres 21 Januari 2024, KPU telah terjadi menentukan tema, lokasi, moderator, kemudian panelis. Berikut ini ulasannya.

1. Tema

Dikutip dari laman KPU, tema debat kali ini diadakan penataan menjadi 6 tema. Keenam tema yang disebutkan yakni Pembangunan Berkelanjutan serta Lingkungan Hidup (tema pertama), Informan Daya Alam juga Daya (tema kedua), Pangan (tema ketiga), Agraria (tema keempat), Publik Adat (tema kelima), lalu Desa (tema keenam).

2. Lokasi

Debat Cawapres 21 Januari 2024 akan dijalankan di area Ibukota Indonesia Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Sebelumnya, JCC juga juga venue debat cawapres pada 22 Desember 2023.

3. Moderator

Berbeda dengan tiga debat sebelumnya yang mana menampilkan individu pria dan juga wanita sebagai moderator, pada debat kali ini dua moderator adalah wanita. Keduanya adalah Retno Pinasti dari SCTV juga Zilvia Iskandar dari Metro TV.

Baca Juga:  Gibran Sapa Warga Papua: Soekarno Bilang 10 Pemuda Guncangkan Dunia, Hal ini Salah Satunya

Diketahui, pada debat pertama yang digunakan menjadi moderator adalah Ardianto Wijaya serta Valerina Daniel. Pada debat kedua, yang tersebut menjadi moderator adalah Alfito Deannova juga Liviana Cherlisa. Selanjutnya, pada debat ketiga yang digunakan menjadi moderator adalah Ariyo Ardi dan juga Anisha Dasuki.

4. Panelis

KPU juga telah lama menetapkan 11 penelis yang mana akan menggodok juga menyiapkan pertanyaan untuk tiga cawapres. “Jadi kami telah mendapatkan nama juga kesediaan 11 orang panelis yang mana mewakili profil, kompetensi, pengalaman berdasarkan keperluan tema-tema debat,” kata Komisioner KPU August Mellaz.

Berikut ini nama 11 panelis tersebut:
1. Prof. Dr. Ir. Abrar Saleng, S.H, M.H (Ahli Hukum Agraria dan juga Narasumber Daya Alam, Universitas Hasanuddin).
2. Dr. Arie Sujito, SP M.Si, (Sosiolog Pedesaan/Dosen Fisipol UGM).
3. Prof. Dr. Arif Satria, SP. MSi (Ahli Ekologi Politik juga Kebijakan Pengelolaan Informan Daya Alam, Rektor Institut Pertanian Bogor).
4. Dewi Kartika (Ahli Agraria/Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria).
5. Fabby Tumiwa (Ahli Transisi Energi/Direktur Eksekutif Institute Presedential Services Reform).
6. Prof. Dr. Ir. Haryadi Kartodihardjo, MS (Ahli Sumber Daya Alam serta Lingkungan Hidup/Guru Besar Fakultas Kehutanaan lalu Lingkungan Institut Pertanian Bogor).
7. Prof. Dr. Ir. Ridwan Yahya, M.Sc, (Ahli Kehutanan kemudian Lingkungan Hidup/Guru Besar Teknologi Hasil Hutan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu).
8. Rukka Sombolinggi, SP, M.A (Sekretaris Jenderal Aliansi Komunitas Adat Nusantara/Ahli Komunitas Adat).
9. Prof. Sudharto, P. Hadi, Ph.D, (Pakar Manajemen Lingkungan/Rektor Universitas Diponegoro 2010-2015).
10. Prof. Dr. Sulistiyowati Irianto, M.A, (Guru Besar Antropologi Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia).
11. Ir. Tubagus Furqon Sofhani, M.A, Ph.D (Ahli Perencanaan Wilayah lalu Perdesaan Institut Teknologi Bandung).

Baca Juga:  Tak Seperti Politikus Lainnya, Komeng Punya Rencana Kerja Anti Mainstream

(Sumber:SindoNews)

Related Articles

Back to top button