Nasional

Cara Lapor KDRT Gampang! Berkaca dari Kasus Dokter Qory, Tak Perlu Kabur

Kasus KDRT yang tersebut dialami oleh dokter Qory Ulfiyah oleh suaminya menjadi sorotan masyarakat akhir-akhir ini. Bahkan dokter Qory pun sampai kabur akibat ini. Padahal cara lapor KDRT ke polisi sebenarnya cukup gampang.

Bagaimana cara lapor KDRT ke polisi? Apa hanya yang mana perlu dipersiapkan? Simak penjelasan lengkapnya berikut.

Perkara KDRT di tempat kepolisian akan ditangani unit perempuan juga anak. Untuk melaporkan kasusnya anda diminta membawa bukti guna memperkuat laporan.

Bukti ini mampu terdiri dari visum atau CCTV di area lokasi kejadian. Di sini, Anda akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Jika sudah ditemukan 2 alat bukti, status pihak terlapor akan meningkat menjadi tersangka. Catat nama penyidik yang digunakan menangani kasus KDRT untuk memudahkan pelacakan perekambangan kasus.

Selain ke polisi, memproduksi laporan kasus KDRT juga dapat dijalani ke beberapa lembaga lain. Seperti Komnas Perempuan, Kementerian Sosial lalu Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan kemudian Anak (P2TP2A).

Cara lapor KDRT ke PPPA

Pemberdayaan Perempuan dan juga Perlindungan Anak (PPPA) juga menerima laporan kasus KDRT. Anda hanya sekali perlu menghubungi layanan Sahabat Perempuan kemudian Anak (SAPA 129) pada nomor telepon 129 atau WhatsApp 08111129129.

Layanan yang sudah tersedia sejak 8 Maret 2020. PPPA membuka pengaduan, pengelolaan kasus, penjangkauan, akses penampungan sementara, pemberian mediasi hingga pendampingan selama kasus.

Cara lapor KDRT ke Komnas Perempuan

Komnas Perempuan memberikan beberapa cara untuk memudahkan korban KDRT mendapatkan pertolongan melalui langkah-langkah berikut:

  • Melaporkan ke alamat email [email protected] atau media sosial dengan mengetuk direct message ke Twitter, Facebook, atau Instagram. Laporan yang tersebut masuk akan diproses selama 1×24 jam atau mungkin lebih lanjut cepat.
  • Laporan pengaduan yang dimaksud diterima akan dilanjutkan pada Forum Pengada Layanan sesai domisili korban untuk diberikan pendampingan.
  • Siapkan bukti adanya KDRT untuk melancarkan pelaporan ini.
Baca Juga:  Mendadak Pakai Masker saat Penuhi Panggilan Tersangka di area Bareskrim, Firli Bahuri: Saya Batuk Berat

Cara lapor KDRT ke Kementerian Sosial

Kementerian Sosial Indonesia juga memberikan layanan pengaduan KDRT melalui www.lapor.go.id atau kirim pesan ke 1708 dengan format “Kemsos (spasi) aduan”

Cara lapor KDRT ke P2TP2A DKI Jakarta

Khusus warga DKI Jakarta, Anda bisa saja datang langsung ke kantor UPT P2TP2A atau menyebabkan janji temu melalui 081317617622. Sebelum itu, pastikan untuk menyiapkan beberapa hal berikut:

  • Identitas diri, KTP serta KK
  • Buku nikah
  • Kronologi KDRT yang tersebut dialami

Seperti itulah cara lapor KDRT dalam beberala lembaga juga kepolisian. Mudah bukan?

Kasus KDRT Dokter Qory

Kasus KDRT yang dialami oleh dokter Qory Ulfiyah terungkap setelah sang suami, Willy Sulistio menciptakan cuitan dengan akun twitter milik istrinya. Willy menyebut istrinya hilang tanpa membawa dompet maupun handphone sejak 13 November 2023.

Dalam unggahan itu, Willy juga menyebut istrinya sedang hamil 6 bulan. Namun warganet kemudian merasa curiga dengan cuitan ini.

Pasalnya, Willy sendiri mengaku bahwa sang istri meninggalkan rumah akibat cekcok lalu emosi. Rumor masalah KDRT serta dugaan dokter Qory kabur mencari perlindungan mulai dibahas netizen yang digunakan kenal dengan keluarga ini.

Setelah tiada ada kabar beberapa hari, Dokter Qory nampak telah dilakukan berada pada Polres Bogor. Hal ini dikonfirmasi oleh Kombes Ahrie Sonta, yang tersebut merupakan Sekpri Kapolri, Jumat (17/11/23).

Dokter Qory pun langsung melaporkan kasus KDRT yang dialaminya. Polisi kemudian menahan Willy dikarenakan terbukti melakukan perbuatan kekerasan terhadap istrinya sendiri.

Akan tetapi, belakangan dokter Qory justru berencana untuk mencabut laporannya atas suaminya. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara. Dalam keterangannya, dr. Qory Ulfiyah sudah mengucapkan secara lisan terkait pencabutan laporan tersebut.

Baca Juga:  Nasib Firli Bahuri Ditentukan Hari Ini, Eks Penyidik KPK Bilang Begini

Padahal cara lapor KDRT cukup mudah kemudian dokter Qory sudah melakukannya dengan baik. Suaminya pun telah terjadi ditahan. Mengapa ia lantas ingin mencabut laporan itu?

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button