Nasional

10 Aset Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba Termasuk Hotel Disita KPK

Satelitemx.net – JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 10 aset milik Gubernur Maluku Utara (Malut) nonaktif Abdul Gani Kasuba (AGK). Penyitaan yang disebutkan berdasarkan keterangan dari para saksi yang tersebut diperiksa terkait persoalan hukum dugaan suap proyek infrastruktur pada Malut.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyatakan, dari keterangan saksi kemudian ditemukan adanya dugaan kepemilikan beberapa aset bernilai ekonomis dari Tersangka AGK yang tersebar di dalam beberapa lokasi, seperti Daerah Perkotaan Ternate, Wilayah Tidore Kepulauan, dan juga Bacan Halmahera Selatan.

Kepemilikan aset ekonomis itu diduga ada kaitannya dengan perkara yang dimaksud sedang dilaksanakan penyidikan. “Aset dimaksud sebagai 10 bidang tanah serta bangunan dan juga sudah pernah diadakan penyitaan pada (20/3),” kata Ali, hari terakhir pekan (22/3/2024).

Ali melanjutkan, dari beberapa bidang tanah yang disebutkan telah didirikan bangunan yang dimaksud akan digunakan sebagai hotel. “Di salah satu lokasi tanah, terdapat bangunan hotel yang akan disiapkan untuk segera beroperasi,” ujarnya.

Ali yang tersebut juga merupakan juru bicara bidang penindakan KPK itu menyatakan, penyitaan aset bernilai ekonomis itu sebagai optimalisasi asset recovery dari hasil kejahatan korupsi. Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan 7 orang sebagai terdakwa termasuk Abdul Gani. Penetapan terdakwa itu merupakan buntut dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 18 Desember lalu.

Selain Abdul Gani, enam orang yang tersebut ditetapkan dituduh adalah Adnan Hasanudin (AH) selaku Kadis Perumahan kemudian Pemukiman, Daud Ismail (DI) selaku Kadis PUPR, Ridwan Arsan (RA) selaku Kepala BPPBJ, Ramadhan Ibrahim (RI) selaku Ajudan, juga Stevi Thomas (ST) lalu Kristian Wuisan (KW) selaku pihak swasta.

Baca Juga:  Menanti Putusan Dewas KPK Usai Periksa Firli Bahuri Terkait Dugaan Pemerasan

Related Articles

Back to top button